DIA, masalalu, ketika ku menginjak menengah pertama. Iya aku pernah bahagia (dulu), sesaat. Lalu kecewa, terluka, patah. Kita memang terlalu awal mengenal. Entah saat itu terlalu cepat bagiku. Mungkin karna kamu yang pertama? Waktu SMK, dan saat itu aku masih seorang gadis polos yang gampang luluh sama laki laki baik. Awalnya baik, saat ku tau itu adalah kesalahan. Karna baik tidak hanya memberi suatu hal yg terlihat, tapi ketulusan dari nurani. Ini terlalu awal untuk menyakitkan, kamu memohon tapi sudahlah. Udah ambyar, ibarat kaca udah jatuh pecah klo mau disatuin gabisa, hanya akan melukai tergores pecahan kaca itu. Seseorang yang awalnya ku kenal, ku tinggikan. Kini terjatuh, tersapu seperti debu. Melupakan mu seperti mimpi burukku, dan mengingat mu seperti menyayat ku. Terimakasih atas singgahan mu sesaat meski kebahagiaan ku sebagian dari kebohonganmu saja. Memang benar, bahwa yang lebih baik mencari yang terbaik.Dan setelah beberapa bulan akhirnya ku mampu berjala...
Komentar
Posting Komentar