Aku tak mengerti apa yang ada di pikiran orang orang. Banyak yang beranggapan hubungan ini masih tenang ditempat nya mengikuti arus yang semestinya.
Kenapa begitu? Mereka hanya melihat sekilas, bukan fokus.
Karna orang orang tak tau yang sebenarnya. Banyak tantangan untuk perjalanan ini, belajar komitmen, merangkup ego, dan menampung sejuta rindu, mereka hanya mengerti kebahagiaan saat aku dan kamu saling temu terbataskan layar ponsel, telfonan, vcall'an, bahkan kamu mengirim foto/vn yang bisa bikin aku ketawa lagi.
Saat itu aku merasa jatuh cinta lagi seperti pertama bersama mu. Ruang tawa ku dipenuhi rindu candamu.
Mengingat kita saat temu, dibawah langit Kota itu membiru. Jari mu yang tak lengah untuk melepas genggaman erat tanganku.
Ku kira aku hanya bermimpi, membayangkan saja sudah ku rasa sangat nyata. Bagaimana bisa kamu tampak nyata disana?
Saat ini benar benar seperti nyata. Kamu masih menggenggam ku disamping ku. Walaupun ragamu tak disisiku, aku bisa merasakan. Aku berharap tidak ada mimpi buruk karna kamu menghancurkan nya semua mimpi itu sendiri. Aku berharap ini bukan mimpi, tapi nyata. Kamu nyata, disini, saat ini, berada bersama ku.
Komentar
Posting Komentar